3 agustus 2001 - 3 agustus 2013
Bomber atau Bobotoh Maung Bandung Bersatu mulai dirintis sejak 1997 tak
kurang dari dua lusin perkumpulan bobotoh telah menyatakan sikap untuk
berafiliasi dan akhirnya mendeklarasikan bomber di hotel SANTIKA Bandung
pada tanggal 3 agustus 2001. Dalam berdemokrasi bomber membebaskan
perkumpulan yang berada dalam pondasi bomber untuk tetap memakai atribut
kebesaran mereka masing-masing namun jika sudah berada dilapangan
merekapun sepakat hanya akan mengibarkan bendera bomber.
Dalam perjalananya bomber sudah mengalami empat kali pergantian
ketua umum yaitu Asep S Abdul, Arip Maulana Yusuf, Arief Maulana DJ, dan
pada tahun 2007 kembali diketuai oleh Asep S Abdul hingga sekarang.
Pada tahun 2006 bomber sempat meleburkan diri bersama Viking Persib Club
dan menjadi distrik viking terbesar dengan nama Viking The Bomberman
namun hanya jelang satu tahun pada tahun 2007 bomber kembali mencoba
mandiri dan menjadi organisasi yang independent dengan nama The Bomber.
The Bomber mempunyai tujuan untuk mendukung Persib Bandung dalam
semua lingkup kegiatannya, mendukung timnas Indonesia dalam kancah
persepakbolaan Nasional dan Internasional, bomber juga berkomitmen untuk
membangun supporter sepakbola yang kritis,kreatif,tertib,santun,cerdas
dan bertanggung jawab demi persib.
Dalam kepengurusan bomber (the bomber) tingkat tertinggi adalah
MABES PUSAT yang membawahi kepengurusan MABES KOTA/KAB. untuk tingkat
kota/kab.,RAYON untuk tingkat Kecamatan, dan RANTING untuk tingkat
kelurahan yang berlaku diseluruh daerah di Indonesia dan diawasi
langsung oleh Dewan pembina, Dewan penasehat, dan Dewan pelindung
bomber.
Biodata
Nama : BOMBER (THE BOMBER) bobotoh maung bandung bersatu
Berdiri : 3 Agustus 2001
Ketua Umum : Asep S Abdul (masa bhakti 2010-2015)
Jumlah Anggota : 27.000 orang
Motto : "Menjadi bobotoh santun dan cerdas"
Lambang : Tengkorak maung bertopi tanduk kerucut
Tribun : Selatan
Legalitas Bomber
1. AKTA NOTARIS / PPTA : Akta pendirian bomber : No.02 Tgl 07 Oktober 2010
2. SURAT KETERANGAN TERDAFTAR : Badan kesatuan bangsa, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat kota Bandung : No : 142 / BKPPM / 2010
3. Berdasarkan UUD No. 40 Tahun 1999.
BOMBER INDRAMAYU
Jumat, 02 Agustus 2013
Sabtu, 27 Juli 2013
Main Imbang 2-2, Risnandar: Permainan Persib Kaku
Risnandar mengatakan, kondisi tersebut sangat berbeda dengan permainan skuat Persib sebelum-sebelumnya. Sehingga pada laga tandang tersebut, skuat Persib hanya mampu memetik satu poin setelah menyamakan kedudukan 2-2.
“Saya melihat Persib tidak bermain seperti biasanya. Permainan Persib terlihat kaku,” kata Risnandar kepada INILAH.COM via telepon selulernya, Sabtu (27/7/2013).
“Salah satu faktornya adalah, jeda istirahat yang terlalu lama. Sehingga ketika Persib melakukan pertandingan, tidak seperti biasanya. Ini yang membuat Persib menjadi kaku, koordinasi lini depan, tengah dan belakang tidak maksimal,” tambahnya.
Selain jeda waktu, Risnandar menambahkan, penyebab kurang maksimalnya permainan Maung Bandung, tak lain akibat beban yang diberikan. Menurut dia, beban yang diberikan membuat para penggawa tidak bermain lepas.
“Satu sisi memang ada rasa terbebani. Tur kali ini Persib dituntun harus menang untuk dapat bersaing di klasemen. Ini jadi beban juga,” ucapnya.
“Tetapi kita harus bersyukur karena Persib tidak kehilangan poin. Mudah-mudahan saja pertandingan ke depan, Persib kembali pada permainan sesungguhnya,” pungkasnya.
“Saya melihat Persib tidak bermain seperti biasanya. Permainan Persib terlihat kaku,” kata Risnandar kepada INILAH.COM via telepon selulernya, Sabtu (27/7/2013).
“Salah satu faktornya adalah, jeda istirahat yang terlalu lama. Sehingga ketika Persib melakukan pertandingan, tidak seperti biasanya. Ini yang membuat Persib menjadi kaku, koordinasi lini depan, tengah dan belakang tidak maksimal,” tambahnya.
Selain jeda waktu, Risnandar menambahkan, penyebab kurang maksimalnya permainan Maung Bandung, tak lain akibat beban yang diberikan. Menurut dia, beban yang diberikan membuat para penggawa tidak bermain lepas.
“Satu sisi memang ada rasa terbebani. Tur kali ini Persib dituntun harus menang untuk dapat bersaing di klasemen. Ini jadi beban juga,” ucapnya.
“Tetapi kita harus bersyukur karena Persib tidak kehilangan poin. Mudah-mudahan saja pertandingan ke depan, Persib kembali pada permainan sesungguhnya,” pungkasnya.
Samakan Skor 2-2, Mental Persib Meningkat
INILAH.COM, Bandung – Kendati harus puas dengan hasil akhir imbang 2-2 saat dijamu Barito Putra di Stadion Demang Lehman Martapura, Kalimantan Selatan, Jumat (26/7/2013) malam kemarin, mantan pemain Persib, Risnandar Soendoro memuji mental Atep dan kawan-kawan.
Risnandar mengatakan, ketertinggalan skor tidak menjadikan mental Maung Bandung merosot. Buktinya pada babak kedua, Firman Utina dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan. Terlebih pertandingan yang digelar pada malam hari itu, bermain di markas tim lawan.
“Mental pemain Persib saya menilai sudah mengalami peningkatan, meskipun baru teruji di satu pertandingan. Ketertinggalan skor dari Barito tidak membuat mental Persib menurun. Persib mampu mengejar ketertinggalan skor di babak kedua. Itu menandakan jika Persib memiliki rasa tanggung jawab,” kata Risnandar kepadaINILAH.COM via telepon selulernya, Sabtu (27/7/2013).
Dianulirnya gol Kenji Adachihara di menit-menit terakhir, dituturkan dia, memang sangat merugikan tim kebanggaan bobotoh. Tetapi apapun keputusan wasit, harus tetap dihargai. Kendati merugikan sekalipun.
“Kalau saya melihat di televisi, Kenji tidak berbuat apa-apa. Tetapi kenyataannya seperti itu, wasit menganulir gol Kenji. Mungkin teman-teman yang berada disana, dengan melihat langsung tahu apa yang sebenarnya terjadi,” pungkasnya
Risnandar mengatakan, ketertinggalan skor tidak menjadikan mental Maung Bandung merosot. Buktinya pada babak kedua, Firman Utina dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan. Terlebih pertandingan yang digelar pada malam hari itu, bermain di markas tim lawan.
“Mental pemain Persib saya menilai sudah mengalami peningkatan, meskipun baru teruji di satu pertandingan. Ketertinggalan skor dari Barito tidak membuat mental Persib menurun. Persib mampu mengejar ketertinggalan skor di babak kedua. Itu menandakan jika Persib memiliki rasa tanggung jawab,” kata Risnandar kepadaINILAH.COM via telepon selulernya, Sabtu (27/7/2013).
Dianulirnya gol Kenji Adachihara di menit-menit terakhir, dituturkan dia, memang sangat merugikan tim kebanggaan bobotoh. Tetapi apapun keputusan wasit, harus tetap dihargai. Kendati merugikan sekalipun.
“Kalau saya melihat di televisi, Kenji tidak berbuat apa-apa. Tetapi kenyataannya seperti itu, wasit menganulir gol Kenji. Mungkin teman-teman yang berada disana, dengan melihat langsung tahu apa yang sebenarnya terjadi,” pungkasnya
Rabu, 24 Juli 2013
Kamis, 11 Juli 2013
Berpuasa, Shahar Tetap Santai Ikut Seleksi Timnas U-23
Penjaga gawang PERSIB Shahar Ginanjar tengah mengikuti seleksi Timnas IndonesiaU-23. Walau pun dirinya sedang menjalankan ibadah puasa, Shahar mengakui proses saat mengikuti seleksi pimpinan Rahmad Darmawan tersebut berjalan dengan lancar.
"Alhamdulillah lancar dan puasa tetap dijalani, walau pun dengan porsi latihan sama seperti tidak di bulan Ramadan," ujar Shahar, Kamis (11/7).
Sosok asal Purwakarta ini lebih lanjut mengatakan, suka dan duka ketika harus mengikuti seleksi di awal Ramadan ini terasa berbeda dari biasanya.
"Rasanya senang dan sedih saja. Senangnya bisa latihan di timnas. Kalau sedihnya baru tahun sekarang saya tidak berpuasa bersama orang tua di rumah," ujarnya.
Pada seleksi glombang dua tersebut, yang dilaksanakan, Rabu (10/7) kemarin Shahar harus bersaing dengan salah satu penjaga gawang Persija Jakarta Andritany.
Menurut Shahar yang terpenting baginya saat ini ialah berjuang dan menunjukan kualitanya kepada pelatih bahwa dirinya pantas untuk memperkuat timnas U-23.
"Saya belum tahu masalah itu, karena yang terpenting untuk saat ini adalah menunjukan kalau aku bisa untuk masuk ke skuad garuda muda. Saya tidak berpikiran yang lain dulu. Pelatih pun cukup fair terhadap pemain" ungkap Shahar.
Shahar mengikuti seleksi setelah Terpanggil Badan Tim Nasional (BTN), untuk mengikuti seleksi gelombang dua pembentukan Timnas U-23 U-23, yang akan dipersiapkan untuk SEA Games 2013 Myanmar.
Langganan:
Komentar (Atom)

